Cara Mencari Pinjaman Modal Usaha dengan Sistem Bagi Hasil

Kebutuhan yang mendesak menjadi salah satu faktor sebagian besar orang mencari dana pinjaman untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Atau jika tidak, biasanya dana tersebut digunakan untuk modal awal usaha yang akan dirintis. Banyak sekali jenis pinjaman yang bisa anda coba gunakan untuk memenuhi kebutuhan anda semunya. Salah satunya yaitu pinjaman modal usaha sistem bagi hasil. Dengan jenis pinjaman ini, anda bisa mendapatkan dana sebagai modal awal usaha dengan cepat.

koinworks.com

Mengenai peminjaman modal, sistem bagi hasil ini dipilih orang-orang yang tak ingin pinjaman modal dengan menggunakan sistem bunga. Tak hanya digunakan oleh umat Islam yang hendak memilih sistem keuangan yang berdasarkan syariat saja. Namun, sistem ini juga dipilih sebagian besar orang yang memang tidak menginginkan sistem bunga pada saat mengajukan pinjaman. Untuk anda yang ingin mendapatkan pinjaman dengan sistem ini, maka sebaiknya anda semua memenuhi persayaratan yang telah ditetapkan.

Syarat Sah Pinjaman Modal Bagi Hasil

Berdasarkan dengan sifat perjanjiannya, pinjaman bagi hasil sebaiknya harus memenuhi beberapa syarat supaya bisa dianggap sah yaitu:

1.Hanya Melibatkan Pihak Dalam Usaha

Untuk masalah pinjaman modal, pada saat perjanjian dibuat, pihak-pihak dalam perjanjian ini haya mereka yang terlibat pada usaha tersebut. Contohnya saja, nasabah yang meminjam uang sebagai modal bisnis, kemudian bank dicantumkanpada akadnya. Akan tetapi, keluarga yang tidak terlibat pada bisnis itu bukan merupakan pihak yang berhak memperoleh keuntungan.

2. Usaha Harus Sesuai Hukum Islam

Untuk peminjaman modal yang sifatnya syariah atau bagi hasil, usaha yang aka dibuka dengan modal dari pinjama ini haruslah usaha yang halal dan sesuai dengan syariah agama.

3. Investor Wajib Memperoleh Kembali Modalnya

Pada akad bagi hasil, kedua belah pihak sebaiknya memperoleh apa yang telah diakadkan. Investor juga wajib memperoleh kembali modalnya. Entah itu peminjam memperoleh keuntungan atau tidak. Ini adalah salah satu risiko perjanjian pinjaman modal usaha sistem bagi hasil. Jadi, disini kerugian akan ditanggung oleh kedua belah pihak pada saat perjanjian.

Beberapa Aturan Pinjaman Modal Usaha Sistem Bagi Hasil

Untuk anda yang ingin mendapatkan pinjaman modal usaha sistem bagi hasil, sebaiknya anda mengetahui aturannya, agar pengajuan pinjaman anda tidak ditolak.

1. Lengkapi Persyaratan Administrasi

Syarat utama yang harus anda lengkapi pada saat melakukan peminjaman modal usaha yaitu persyaratan administrasi dokumen identitas diri. Diantaranya seperti Kartu Tanda Penduduk atau KTP serta Kartu Keluarga. Jika anda semuaya telah memiliki pekerjaan, maka pihak bank syariah akan meminta surat keterangan kerja, slip gaji dan Nomor Pokok Wajib Pajak maupun NPWP.

2.Konsultasikan Tentang Pinjaman

Pada saat anda telah memutuskan melakukan pinjaman, berkonsultasilah atau mencari informasi tentang aturan pinjaman syariah yang tepat untuk anda dan juga jumlah uang yang anda perlukan.

3.Memperhatikan Syarat Pinjaman

Lain halnya dengan bank konvensional, bank syariah yang bisa memberika pinjaman modal usaha sistem bagi hasil ini biasanya juga mempunyai peraturan tersendiri pada pinjaman yang diberikan pada anda. Ketentuan ini ada kaitannya dengan masa minimal pinjaman. Kemudian juga dengan masa maksimal jatuh tempo dalam pinjaman, memiliki status pegawai, serta tidak bermasalah dengan hukum, dan masih banyak lagi yang lainnya.

4.Menandatangani Persetujuan Pinjaman

Sesudah seluruh persyaratan yang dari bank syariah sudah anda penuhi. Hal selanjutnya yang harus anda lakukan yaitu bank akan menyodorkan surat berupa surat perjanjian. Disini anda dan pihak bank harus menandatanganinya. Surat perjanjian itu juga berisi tentang ketentuan pada hasil bagi dan juga konsekuensi jika ada kasus penipuan atau kecurangan pada salah satu pihak.

5.Penerimaan Pinjaman

Setelah kedua belah pihak setuju dengan surat perjanjiannya. Nantinya pinjaman tersebut bisa dikeluarkan oleh bank serta bisa diterima oleh peminjam secara tunai. Disini ada sudah resmi menerima uang pinjaman. Dimana pinjaman ini bisa anda gunakan untuk membuka usaha atau digunakan untuk kebutuhan lainnya berdasarkan yang anda butuhkan.

6.Pengembalian Pinjaman

Ketika uang yang sudah anda pinjam sudah anda gunakan dengan semestinya, maka laba yang diperoleh pihak peminjam dari usahanya dinilai cukup besar. Sehingga pihak peminjam wajib memberikan bagi hasil untuk pihak bank berdasarkan ketentuan yang sudah disepakati sebelumnya pada surat perjanjian.

Supaya pengajuan pinjaman modal usaha sistem bagi hasil ada bisa langsung diterima oleh pihak bank, maka sebaiknya anda memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Karena jika anda tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, tidak menutup kemungkinan jika pengajuan pinjaman anda akan langsung ditolak. Ikuti juga prosedur yang telah ditetapkan.

Tips agar pengajuan pinjaman anda diterima yaitu harus bisa menentukan tujuan yang tepat. Ketika proses permohonan kredit, pihak bank akan mengadakan proses wawancara dengan calon peminjam untuk mengetahui tujuan dan lain sebagainya. Jawablah pertanyaan wawancara dengan jujur, logis. Dengan begitu pihak bank syariah akan memiliki keyakinan serta memiliki kepastian usaha dan juga prospek kedepan usaha dari calon debiturnya.

[Total: 0    Average: 0/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Achmad Salim

Maaf jika belum bisa memberikan yang terbaik di tahun ini :)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *