Peluang Usaha Penyewaan Pakaian Adat untuk Anak

Di Indonesia banyak sekali hari besar yang akan di rayakan. Contohnya saja seperti hari kartini yanng mengenang lahirnya sang emansipasi wanita. Dimana hari tersebut banyak orang yang memperingati dengan mengadakan pawai dengan menggunakan baju adat.

Melihat hal demikian pasti Anda berpikir untuk membuka usaha penyewaan baju adat anak. Sebelum menjalankan usaha alangkah sebaiknya Anda menyiapkan semua keperluan yang dibutuhkan dan Anda harus konsisten terhadap apa yang Anda kerjakan saat ini. Saya akan membantu Anda dalam merancang usaha ini. Apa saja yang perlu dipersiapkan? Mari simak ulasan berikut ini.

Peluang Usaha Sewa Baju Adat Anak
sumber : hipwee.com

Persiapan Awal Usaha

  • Pelaku Usaha

Siapa saja bisa melakukan usaha ini hanya berdasar niat dan minat Anda untuk melakukannya usaha ini. Selain itu Anda tentu harus memiliki biaya atau modal awal untuk membeli baju ada dan membeli peralatan lain yang dibutuhkan.

  • Target Konsumen

Ini tergantung niat Anda ingin membuka usaha penyewaan untuk anak atau untuk orang tua. Jika Anda membuka usaha penyewaan baju adat untuk anak berarti target utama Anda adalah anak-anak, terutama anak sekolah yang biasa mengadakan pawai saat hari kartini.

  • Tempat Strategis

Jika usaha Anda ingin membuahkan hasil yang lebih banyak, alangkah sebaiknya Anda mencari lokasi yang strategis seperti di dekat sekolah, di tepi jalan dan di tempat ramai lainnya. Perlu Anda ketahui bahwa usaha ini saya yakin tidak memerlukan penyewaan lahan, karena jika membuka usaha di rumah sendiri selain lebih hemat, usaha juga akan lebih mudah dijalankan. Tetapi jika letak rumah Anda tidk banyak orang yang tahu, seperti di pedalaman desa, di dalam perumahan tentu Anda membutuhkan penyewaan lahan atau tempat untuk usaha.

  • Target Harga

Anda bisa menarget harga sesuai dengan keinginan Anda. Tetapi Anda juga harus memperhatikan harga pasaran. Jika dilihat dari harga pasar umumnya penyewaan baju adat dengan harga Rp 50.000 sampai dengan Rp 80.000.

  1. Analisa Pengeluaran Modal Usaha
PeralatanHarga
Lemari kacaRp 750.000
EtalaseRp 500.000
Baju adat anak perempuanRp 1.000.000
Baju adat anak laki-lakiRp 1.000.000
Biaya peralatan lainnyaRp 100.000
Biaya pencucianRp 80.000
Total pengeluaranRp 3.430.000
  1. Pendapatan Yang Diperoleh

Jika Anda menarget harga penyewaan baju adat Rp 50.000 per anak dan Anda mampu melayani 30 anak pada  dalam satu acara, maka penghasilan Anda yaitu :

30 anak x Rp 50.000 = Rp 1.500.000

Jadi jika diasumsikan setiap bulan terdapat minimal 1 acara, maka pendapatan Anda hanya Rp 1.500.000, tetapi jika ada 2 acara maka bisa mendapatkan keuntungan Rp 3.000.000 per bulannya.

Ketika menggambarkan pengembalian modal bisa terjadi di bulan keberapa, maka dengan asumsi per bulan hanya mendapat keuntungan Rp 1.500.000. Ketika dibagi dengan modal awal Rp 3.430.000, maka pengembalian modal usaha bisa terjadi di bulan ke 3. Setelah itu bisa dikatakan Anda bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp 1.500.000 per bulannya di bulan ke 4 setelah balik modal.

  1. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) :

  • Baju ada yang Anda sewakan tentu akan sangat dibutuhkan untuk mereka para anak sekolah yang menggunakan baju adat untuk merayakan hari besar.
  • Menyewakan baju dengan warna menarik dan bahan yang nyaman digunakan.

Weakness (kelemahan) :

  • Baju adat digunakan satu sama lain untuk anak-anak sehingga mungkin baju akan bau, jika baju harus dicuci mungkin akan rusak. Itu yang menjadi kelemahan dari penyewaan baju adat anak.

Opportunity (peluang) :

  • Banyak sekali anak sekolah yang akan merayakan dengan menggunakan baju adat, sehingga menjadi peluang besar untuk Anda yang ingin mendapatkan penghasilan.

Treath (ancaman) :

  • Ada  banyak orang yang membuka usaha yang sama sehingga Anda harus benar-benar bisa bersaing dengan mereka.
  1. Tipsa Menghemat Uang

Salah satu cara menghemat uang yang lebih mudah yaitu dengan menarget pengeluaran modal dan diharapkan nantinya Anda tidak mengelarkan modal melebihi dari target, seperti :

  • Membeli lemari dan etalase bekas yang memiliki harga murah tapi cari yang masih layak digunakan.
  • Tidak menyewa tempat terlebih dahulu, jika masih bisa dijalankan di rumah.
  • Membuat pakaian sendiri dengan membeli bahan dan menjahitnya agar lebih murah.
[Total: 1    Average: 5/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Yudha Pratama

Just a simple guy work for fun as Content & Copywriter. Graphic designer, Sketcher. Editor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *