Peluang Usaha Mebel, Analisa Usaha dan Contoh Proposalnya

Persiapan Awal usaha mebel harus mempertimbangkan banyak aspek, agar usaha yang dijalankan nantinya dapat menguntungkan dan ramai. Karena itu sebelum membuka usaha ini, beberapa hal ini harus diperhatikan :

– Lokasi : untuk memudahkan mendapatkan calon konsumen, lokasi yang strategis tentu saja murupakan kuncinya. Jika anda ingin memulai usaha di mebel, pastikan lokasi usaha anda terletak di perkotaan, setidaknya tidak di tempat terpencil yang sulit di jangkau oleh para konsumen.

– Target pemasaran : untuk menghemat usaha ini, anda juga dapat menentukan target pemasaran yang anda fokuskan sebelum memulai usaha. Ini bertujuan agar usaha anda tidak megalami sepi pelanggan di awal anda memulai bisnis. Untuk menentukan target anda dapat bertanya kepada rekan anda yang lebih berpengalaman dibidang ini atau melakukan riset kecil- kecilan.

– Nama usaha : untuk membuka suatu usaha, biasanya para pelaku usaha mebel akan memberikan nama pada tokonya menggunakan nama yang menurut kepercayaannya membawa keberuntungan atau biasa kita sebut dengan hoki.

1. Perincian Modal awal

Untuk memulai usaha ini, yang harus anda ketahui adalah rincian untuk modal apa saja yang perlu anda beli untuk membuat usaha dengan harapan biaya pengeluaran untuk perbulannya. Berikut ini adalah gambaran dari usaha bagi anda yang minat dengan peluang usaha mebel :

NoModal awalBiaya
1kompersorRp 6.500.000,-
2Mesin bobokRp 1.500.000,-
3SensorRp 4.000.000,-
4Bor dudukRp 1.800.000,-
5Mesin serut (asah mata pasha)Rp 1.000.000,-
6Mesin amplasRp 750.000,-
7Bor tangan untuk 2 unitRp 1.500.000,-
8Propel kayu untu 2 unitRp 3.500.000,-
9GeneratorRp 11.000.000,-
10Mesin kap kayuRp 1.500.000,-
11Serkel mejaRp 3.000.000,-
Total biaya awalRp 36.050.000,-
NoBiaya lain lain
1Upah pegawai untuk 2 orang pertahunRp 24.000.000,-
2ListrikRp 5.000.000,-
3Pembelian bahan baku seperti Kayu, Cat, Lem, dan pakuRp 170.000.000,-
4Biaya untuk menyewa tempat pertahunnyaRp 10.000.000,-
Total biaya pengeluaran untuk pertahunRp 259.000.000,-
Peluang Usaha Mebel
sumber : bukalapak.com
Potensi pendapatan
Nopenjualanjumlah
1Meja belajar1 unitRp 1.000.000,-
2Almari1 unitRp 1.500.000,-
3Kursi set1 unitRp 2.000.000,-
Total pendapatan kita asumsikan untuk per barang terjual 10 unit pertahunnyaRp 470.000.000,-
Keuntungan
Potensi pendapatan – total biaya pokok pengeluaran

Rp 470.000.000 – Rp 259.000.000

Rp 211.000.000,-

2. Perhitungan keuntungan

Jika kita hitung keuntungan yang akan didapat dari usaha ini dalam satu tahun anda perlu menghitung keseluruhan jumlah pendapatan yang di hasilkan oleh anda, misalnya jika kita asumsikan untuk setiap tahunnya barang pada usaha anda terjual 10 unit perbarang seperti jika pada meja belajar terkumpul Rp 10.000.000, almari terkumpul Rp 150.000.000, kursi set terkumpul Rp 200.000.000 maka akan terkumpul omset penjualan hingga sebanyak Rp 470.000.000,- kemudian dikurangi biaya yang anda keluarkan seperti biaya untuk upah pegawai, listrik dan biaya lain lain sebanyak Rp 259.000.000 maka anda dapat hitung untuk mengetahui keuntungan bersihnya Rp 470.000.000 – Rp 259.000.000 maka perkiraan keuntungan bersih yang anda dapatkan sejumlah Rp 211.000.000,- pertahun. Dan selama 1 tahun tersebut modal awal anda sudah tertutupi.

3. ROI

Untuk menghitung ROI usaha anda dapat menghitung dengan rumus sebagai berikut :

ROI usaha = ( total penjualan-investasi : investasi ) x 100%

= (( Rp 470.000.000 – Rp 259.000.000 ) : Rp 259.000.000) x 100% = 8,15% hasil yang didapatkan tingkat ROI usaha sebesar 8,15%

*Perhitungan tersebut belum termasuk penyusutan alat

4. Tips Menghemat Modal

Untuk menghemat modal awal saat membangun usaha dan bisnis mebel ini, Anda harus menggunakan keahlian sendiri saat membuat mebelnya, sehingga dapat lebih menghemat biaya pengeluaran karyawan. Selain itu pembelian peralatan juga harus diutamakan yang penting dan jika di rumah sudah ada tidak usah mebeli baru.

5. Analisa SWOT

  • Strenght (Kekuatan) : Pemilik usaha harus mengedapankan kualitas dari bahan kayu dan lainnya saat membuat mebel, sehingga membuat mebel yang dijual bisa awet dan tahan lama.
  • Weakness (Kelemahan) : Memerlukan keahlian dalam usaha ini agar mampu menghasilkan mabel yang memiliki desain terbaru, memiliki banyak pesain terutama di pesaing dengan modal besar dan penjual terkenal lainnya.
  • Opportunities (Peluang) : Usaha mebel cukup menguntungkan, jika mabelnya diproduksi sendiri dan mendesain mebel dengan model yang terbaru sehingga akan ada banyak orang yang membelinya.
  • Threats (Ancaman) : Bahan kayu yang tidak bagus akan membuat mebel menjadi cepat rapuh, sehingga ketika barang tidak laku dijual harus diperlukan perawatan. Untuk mendapatkan bahan baku kayu yang dengan kualitas baik semakin susah.

 

 

[Total: 0    Average: 0/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Irfan Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *