Peluang Usaha Ikan Asap

Banyak orang yang menyadari bahwa makan ikan itu sebenarnya sangat baik bagi tubuh kita karna gizinya yang banyak, namun kebanyakan hanya orang pesisir saja yang gemar mengkonsumsi ikan laut. Karena ikan merupakan suatu bahan makanann yang mudah untuk didapatkan tetapi juga mudah mengalami kerusakan.

Terdapat berbagai macam jenis bakteri yang dapat merubah komponen gizi ikan menjadi berbagai macam senyawa-senyawa berbau busuk dan juga anyir, yaitu seperri indol, merkaptan, skatol, H2S  dan yang lain-lainnya. Serta benerapa bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit , yaitu seperti Salmonella, Clostridium,Vibrio, dan  oleh  karena itu produksi ikan perlu diawetkan agar kebutuhan akan protein akan mampu tercukupi.

Peluang Usaha Ikan Asap
sumber : Tribunnews.com

Dengan mengawetkan ikan maka diusahakan mampu untuk mempertahankan nilai ekonomi bahan makanan dari ikan tersebut. selain itu akan  memberikan suatu peluang usaha juga yang tidak kecil karena potensi sumber yang sedemikian besar dan juga banyak pangsa pasar yang sudah terbiasa dengan bahan makanan yang menggunakan bahan baku ikan. Salah satu cara agar dapat mengawetkan ikan yaitu bisa dengan cara pengasapan lalu diasinkan atau juga dipresto.

1. Rincian Modal usaha

NoModal AwalBiaya
Biaya tetap
Total Biaya tetap Rp. 315.806
Biaya variabel
1.Garam Rp. 9.000
2.Air Rp. 7.000
3.Arang atau kayu Rp. 62.000
4.Rak bambu Rp. 100.000
5.Ikan laut Rp. 570.000
6.Bahan lainnya Rp. 38.000
Total Biaya variabel Rp. 306.000
Total baiya operasional Rp. 1.101.806

2. Perhitungan Keuntungan

Pendapatan Dalam 1 Kali Produksi
160 bungkus ikan asap X Rp 15.000 Rp 2.400.000
Keuntungan dalam 1x Produksi

Rp 2.400.000 – Rp. 1.101.806

Rp.1.298.194

Tips Menghemat Uang Modal

Belilah peralatan dan perlengkapan yang memang dibutuhkan saja terlebih dahulu, ketika semua peratalan dan perlengkapan sudah Anda miliki di rumah.

4. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) : Modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak dan penghasilan yang diperoleh cukup bisa diandalkan.

Weakness (kelemahan) :  Jika tidak ada kayu bakar maka akan akan memperlampat proses produksi.

Opportunity (peluang) : Banyak orang yang menyukai ikan asap sebagai makanan konsumsi baik rumah tangga, rumah makan, hotel dan supermarket.

Treath (ancaman) : Cuaca dan musim yang tidak mendukung.

Tips Membuat ikan Asap

– Memilih berbagai jenis ikan untuk diasap

Pada dasarnya hampir semua jenis ikan bisa  digunakan untuk diolah menjadi ikan asap. Tetapi ada beberapa jenis ikan yang memiliki keunggulan yaitu dari segi tekstur dan juga aroma rasanya yang bagus untuk dipilih dan diasapkan. Beberapa jenis ikan.ini yaiti seperti ikan manyung, pari, layaran atau marlin, jeruk dan juga cucut atau hiu merupakan beberapa jenis ikan laut yang memiliki rasa yang enak untuk diasapkan sedangkan untuk ikan air tawar yang dapat diasapkan yaitu seperti ikan lele dan juga ikan patin.

– Tempat untuk pengasapan

Tempat yang digunakan dalam proses pengasapan yaitu terbuat dari bata tanpa pelur dengan ukuran yaitu memiliki tinggi sekitar 2 m, dan lebar setinggi 1,5 m, serta panjangnya  1 m. Usahakan agar trmpat yang digunakan untuk pengasapan ini dilengkapi dengan cerobong asap. Selain itu rak bambu juga perlu untuk nantinya meletakan ikan yang sudah diasap. Rak bambu ini disusun yaitu dengan ukurannya adalah 20 cm dan juga jarak rak bambu terbawah dengan sumber api berjarak sekitar  90 cm. Usahakan jarak ikan dengan api jangan terlalu dekat agar nantinya ikan tidak gosong pada saat pengasapan.

– Bahan bakar yang digunakan

Bahan bakar yang akan dipakai bisa menggunakan kayu bakar dan juga tidak memakai bahan bakar minyak, tetapi jika menggunakan bahan bakar minyak maka nantinya akan menimbulkan bau minyak yang akan menempel pada ikan. Selain menggunakan kayu bakar yang umum digunakan, tongkol jagung juga bisa dimanfaatkan sebagai pilihan utama untuk pengasapan ikan.  Tujuannya menggunakan tongkol jagung adalah selain tidak mengandung getah, warna ikan yang diasapi dengan tongkol jagung juga akan lebih kuning keemasan.

– Prosedur pengasapan

Sebelum diasapi ikan terlebih dahulu dibersihkan dan juga dibuang kotorannya terlebih dahulu, kemudain ikan dipotong-otong sesuai dengan harga penjualan. Tetapi untuk ikan yang memiliki ukuran cukup kecil maka tofak perlu lagi dipotong-potong. Setelah  ikan siap untuk di asapi, terlebih dahulu direndam kedalam larutan air garam dan juga jeruk nipis selama kurang lebih yaitu 20 menit hal ini bertujuan agar bau amis yang ada pada ikan akan sedikit berkurang.

Kemudian oembakarannya disiapkan untuk membakar kayu beserta dengan tongkol jagung pada tempat pengasapan. Pada saat pengasapan usahakan suhu berada di sekitar 70 hingga 100 derajat C. Setelah itu maka ikan asap telah siap untuk dimasukan kedalam masing masing rak bambu. Secara berkala ikan dalam rak bambu dibalik sesuai dengan kematangan yang bisa dilihat dari perubahan warna ikannya. Jika ikan sudah berubah warna maka ikan siap untuk dikemas dan dipasarkan.

[Total: 0    Average: 0/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Fikky Andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *