Peluang Usaha Budidaya Ulat Hongkong

Apakah Anda tahu ulat hongkong? Tahukan Anda bahwa jenis ulat ini sekarang sudah sangat banyak dibudidayakan dan menjadi ladang usaha dan bisnis bagi banyak orang.

Apakah Anda tahu Peluang Usaha Budidaya Ulat Hongkong ternyata lumanyan bagus?

Jika belum mengetahuinya silahkan simak penjelasan berikut ini yang lengkap berdasarkan persiapan awal, analisa modal dan keuntungan dan juga analisis kelebihan dan kekurangannya.

Peluang Usaha Budidaya Ulat Hongkong
sumber : Tribunnews.com

1. Persiapan Awal Usaha

Untuk menjalankan usaha budidaya ulat hongkong, ada beberapa point penting yang harus diperhatikan seperti :

– Target Konsumen

Anda bisa menawarkan usaha Anda ke orang yang membutuhkan ulat hongkong ini seperti para pecinta burung. Perlu Anda ketahui, makanan yang sehat untuk burung salah satunya yaitu ulat, seperti ulat hongkong dan jerman. Keduanya sama-sama memiliki manfaat yang baik untuk burung kicau Anda.

– Strategi Pemasaran

Jika Anda tidak ingin menjualnya di pasar, Anda bisa menawarkan langsung usaha budidaya ular hongkong Anda ke suatu tempat budidaya burung. Dengan demikian keduanya akan saling menguntungkan.

– Karyawan Usaha Budidaya Ulat Hongkong

Anda tentu akan membutuhkan bantuan orang lain untuk bekerja sama dengan Anda untuk budidaya ular dan untuk pemasaran. Anda bisa saja menggunakan satu atau dua orang karyawan untuk membantu usaha kecil-kecilan milik Anda.

– Target Harga Jual

Sebelum memulai usaha Anda tentu berpikiran berapa modal awal dan berapa penghasilan yang akan Anda dapatkan. Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan dari usaha ini, salah satu cara yaitu dengan menarget harga jual. Dengan demikian Anda akan mengetahui keuntungan yang didapatkan.

2. Perincian dan Analisa Pengeluaran Modal Awal

Kandang ulatRp 500.000
Bibit ulat hongkongRp 800.000
Wadah ulatRp 30.000
Pembersih kandangRp 40.000
TimbanganRp 100.000
SelangRp 40.000
Peralatan tambahan lainRp 50.000
Total pengeluaran modal awalRp 1.560.000

Biaya Variabel

 

Biaya pengemas Rp 10.000 x 30 hari = Rp 300.000
Biaya transportasiRp 20.000 x 30 hari= Rp 600.000
Biaya tambahan lainnyaRp 20.000 x 30 hari= Rp 600.000
Gaji karyawan (2)Rp 500.000
Total biaya variabelRp 2.000.000

Pendapatan Anda per Bulan

Misalkan Anda menjual ulat hongkong Rp 30.000 per kilogram, dan Anda mampu menjual ulat hongkong 9 kilogram per hari, maka pendapatan Anda per bulan yaitu :

9 kg x Rp 30.000 = Rp 270.000

Rp 270.000 x 30 hari = Rp 8.100.000

3. Perhitungan Keuntungan Yang Anda Dapatkan per Bulan

Total pendapatan – (Total pengeluaran + Biaya variabel) = Laba

Rp 8.100.000 – (Rp 1.560.000 + Rp 2.000.000) = Laba

Rp 8.100.000 – Rp 3.560.000 = Rp 4.540.000

4.Tips Menghemat Uang Modal

Bersenanglah Anda karena usaha budidaya ulat hongkong tidak banyak memakan uang Anda dengan demikian Anda tentu bisa menyimpan kelebihan uang Anda untuk kebutuhan lainnya nanti. Mengapa kita harus menghemat uang? Karena jika Anda menghemat uang, segala sesuatu yang nanti Anda inginkan akan cepat tercapai, jika seluruh  uang Anda gunakan untuk modal usaha lalu bagaimana dengan nasib keluarga? Mau di kasih makan ulat?

5. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) : Banyak orang yang membutuhkan ulat hongkong sebagai pakan burung dan usaha ini menghasilkan uang yang cukup bisa diandalkan.

Weakness (kelemahan) : Beberapa orang lebih memilih pakan burung seperti pada umumnya dibandingkan menggunakan pakan burung ulat hongkong.

Opportunity (peluang) : Usaha Anda banyak dicari oleh pengusaha budidaya burung, dengan demikian pendapatan bisa lebih besar karena tingkat permintaan yang tinggi.

Treath (ancaman) : Banyak pesaing di dunia perdagangan, bisa Anda lihat di pasaran, banyak sekali orang yang menjual pakan burung. Kemudian kematian ulat akibat cuaca, predator atau penyakit, sehingga dapat mempengaruhi hasil panen ternaknya.

 

 

[Total: 1    Average: 5/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Irfan Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *