Peluang Usaha Budidaya Nanas

Peluang Usaha Budidaya Nanas bisa menjadi bagus bisa tidak, karena ada berbagai kemungkinan untuk menjalankan bisnis buah satu ini. Pertama bisa faktor tanah atau kondisi lahan yang akan ditanami nanas, ataupun tanaman terserang hama. Tapi ketika Anda ingin mencoba menjalankan usaha pertanian buah nanas, harus mengetahui analisa usahanya, untuk itu silahkan simak informasi berikut ini.

Peluang Usaha Budidaya Nanas
sumber : bibitbunga.com

1. Persiapan Awal Usaha Budidaya Nanas

Langkah awal dalam menjalankan usaha budidaya buah nanas ini, silahkan perhatikan hal berikut ini :

– Pelaku usaha

Siapa saja bisa melakukan usaha ini tergantung dari minat dan niat Anda dari hati. Usaha ini mudah dilakukan dan tidak terlalu membuat Anda lelah.

– Konsumen

Semua orang tentu sudah tidak asing lagi dengan nanas, karena buah nanas ini bisa dijadikan sebagai lutis, dan lain sebagainya.

– Strategi Pemasaran

Bisa Anda lihat banyak pedagang yang menjual nanas, dengan demikian Anda harus pandai mengambil hati masyarakat agar membeli nanas yang Anda budidaya tersebut.

– Karyawan Usaha

Jika Anda rasa tidak bisa mengelola lahan nanas sendiri, Anda bisa meminta bantuan orang lain untuk dijadikan karyawan tetap Anda.

Harga Jual Nanas

Anda bisa mematok harga penjualan nanas sesuai dengan keinginan Anda. Umumnya penjualan nanas di pasar kisaran Rp 5.000 sampai dengan Rp 8.000.

2. Perincian Modal dan Analisa Pengeluaran Uang Modal

Harga
Bibit nanasRp 800.000
Lahan tanamRp 1.000.000
CangkulRp 50.000
Wadah panenRp 25.000
Gerobak dorongRp 100.000
TimbaRp 25.000
GolokRp 40.000
SabitRp 40.000
SelangRp 25.000
Alat tambahanRp 100.000
Total pengeluaranRp 2.205.000

Biaya Variabel

Nilai
PupukRp 20.000 x 30Rp 600.000
Obat-obatanRp 15.000 x 30Rp 450.000
PestisidaRp 20.000 x 30Rp 600.000
Biaya pengemasRp 5.000 x 30Rp 15.000
Biaya transportasiRp 20.000 x 30Rp 600.000
Gaji karyawan 2 orangRp 1.000.0000
Rp 3.265.000

Total Pendapatan

Misalkan Anda menjual nanas Rp 6.000 per kilogram dan Anda mampu menjual nanas 40 kilogram per hari, maka penghasilan Anda per bulan yaitu :

40 kg x Rp 6.000 = Rp 240.000

Rp 240.000 x 30 hari = Rp 7.200.000

3. Perhitungan Keuntungan Anda per Bulan

Total penghasilan – (Total pengeluaran + Biaya variabel) = Laba

Rp 7.200.000 – (Rp 2.205.000 + Rp 3.265.000) = Laba

Rp 7.200.000 – Rp 5.470.000 = Rp 1.730.000

4. Tips Menghemat Uang Modal

Sebuah kesempatan yang sangat besar untuk Anda yang ingin menghemat uang modal usaha Anda, khususnya yang membuka usaha budidaya nanas. Anda bisa melihat perkiraan modal awal usaha budidaya nanas. Tidak terlalu banyak bukan? Dengan demikian akan sangat mudah untuk Anda dalam penghematan uang. Jika modal awal yang dikeluarkan terbilang sangat besar tidak menutup kemungkinan masih bisa mengehmat uang Anda dengan cara membeli peralatan dan bahan yang penting saja, jika tidak penting sebaiknya tidak usah Anda beli.

5. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) : Penghasilan yang didapatkan sangat menguntungkan dan bisa diandalkan untuk mencukupi kebutuhan Anda dan keluarga Anda, proses pengelolaan budidaya nanas juga terbilang cukup mudah semua orang pasti bisa melakukannya

Weakness (kelemahan) : Memerlukan tenaga yang ekstra untuk menanam bibit nanas dikala terik matahari ataupun hujan lebat. Anda juga harus membagi waktu antara menanam dengan menjual jika membuka usaha tanpa bantuan karyawan.

Opportunity (peluang) : Nanas banyak dibutuhkan oleh masyarakat sebagai bahan untuk membuat es buah atau makanan lainnya, terutama sangat dibutuhkan oleh para pengusaha kuliner.

Treath (ancaman) : Nanas mudah rusak jika Anda tidak memperhatikan pertumbuhannya, dengan demikian setiap saat setiap waktu Anda harus memperhatikan, karena selain cuaca terkadang hama tumbuhan juga bisa merusak buah Anda.

 

[Total: 0    Average: 0/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Irfan Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *