Peluang Usaha Budidaya Kakao, Analisa Swot dan Perkiraan Modal

menanam buah kakao untuk import

Persiapan memulai usaha budidaya kakao memang membutuhkan banyak hal, dari menganalisis pasar, menyiapkan modal, memilih lokasi lahan tanam dan lain sebagainya.

menanam buah kakao untuk import

1. Cara Memulai Usaha Tani Kakao

Maka untuk mempermudah Anda memulai usaha ini, hal-hal berikut ini harus diperhatikan dengan baik-baik seperti :

– Pelaku usaha

Usaha ini bisa dijalankan oleh semua orang. Anda yang sedang bingung mencari pilihan usaha yang tepat, dengan niat dari hati Anda, budidaya kakao bisa menghasilkan uang dengan banyak.

– Konsumen

Konsumen kakao dapat Anda cari dengan mudah, karena sekarang tentu banyak perusahaan yang bergerak di bidang makanan, kakao tentu akan banyak dibutuhkan di perusahaan makanan tersebut.

– Peralatan usaha untuk budidaya

Dalam budidaya kakao membutuhkan beberapa peralatan penting diantaranya yaitu pembukaan atau penyewaan lahan kakao, bibit tanaman kakao, keranjang panen, timbangan, gerobak dorong, timba, selang air, mesin semprot, golok dan sabit, cangkul, gunting, dan terpal. Dengan adanya peralatan tersebut maka usaha ini akan semakin maksimal.

– Lokasi strategis pemasaran hasil panen kakao

Dalam perdagangan tentu akan ada yang namanya pemasaran dengan tujuan menambah penghasilan Anda. Strategi pemasaran kakao jika dijual di pasar mungkin sulit, Anda bisa membuat brosur dan disebarkan ke perusahaan besar lainnya agar mereka tertarik dengan usaha Anda.

– Karyawan

Budidaya kakao tidak cukup jika dijalankan oleh satu orang saja, tentu akan banyak tumbuhan kakao yang Anda budidaya sehingga menghasilkan kakao yang lebih banyak. Dengan demikian Anda memerlukan karyawan untuk membantu Anda dalam menjalankan usaha modal kecil.

RECOMENDED
Peluang Usaha Budidaya Kopi Arabaika, Analisa Usaha dan Contoh Proposal

2. Perhitungan Modal dan Menentukan Harga Jual

Anda bisa mematok harga penjualan kisaran Rp 20.000 sampai dengan Rp 60.000 per kilogram disesuaikan dengan harga pasar.

Analisa bisnis budidaya kakao

PeralatanHarga
Pembukaan/Penyewaan lahan kebun kakaoRp 2.900.000
Bibit buah kakaoRp 1.800.000
Wadah panenRp 180.000
TimbanganRp 195.500
Gunting, terpal, dan selang airRp 160.500
CangkulRp 170.500
Pompa airRp 220.000
Gerobak dorongRP 320.500
Alat timbaRP 35.800
Alat semprotRp 230.600
Sabit dan golokRp 70.000
Peralatan tambahan lainnyaRp 25.600
Jumlah InvestasiRp 6.309.000

Biaya Operasional per Bulan

Biaya TetapNilai
Pembukaan lahan kebun kakao  1/12 x Rp. 2.900.000Rp 241.666
Bibit buah kakao 1/62 x Rp. 1.800.000Rp 29.032
Wadah panen 1/44 x Rp 180.000Rp 4.090
Timbangan 1/62 x Rp 195.500Rp 3.153
Selang air, terpal, dan gunting 1/62 x Rp 160.500Rp 2.588
Cangkul 1/44 x Rp. 170.500Rp 3.875
Pompa air 1/62 x Rp 220.000Rp 3.548
Gerobak dorong 1/62 x Rp 320.500Rp 5.169
Timba 1/44 x Rp. 35.800Rp 813
Alat semprot  1/62 x Rp 230.600Rp 3.719
Golok dan sabit 1/62 x Rp. 70.000Rp 1.129
Peralatan tambahan 1/44 x Rp. 25.600Rp 581
Upah karyawanRp 1.500.000
Total Biaya TetapRp 1.799.363

Biaya Variabel

HargaJumlah
PupukRp 26.000 x 30Rp 780.000
RafiaRp 5.000 x 30Rp 150.000
PestisidaRp 38.500 x 30Rp 1.155.000
Biaya lainnyaRp 15.000 x 30Rp 450.000
Biaya transportasiRp 28.000 x 30Rp 840.000
Biaya pengemasRp 10.000 x 30Rp 300.000
BBMRp 25.000 x 30Rp 750.000
Total Biaya KeseluruhanRp 4.425.000
RECOMENDED
Peluang Usaha Budidaya Jahe Merah

3. Total Biaya Operasional

Biaya tetap + biaya variabel

Rp 1.799.363 + Rp 4.425.000 = Rp 6.224.363

Tips Menghemat Modal

Anda tentu ingin uang yang disediakan tidak langsung habis hanya untuk modal saja, lalu bagaimana cara menghematnya?

– Menghemat uang bukan hal yang susah, itu tergantung niat dari hati Anda.

– Cara menghemat uang yaitu dengan membeli peralatan yang penting saja.

– Jika sekiranya Anda sudah memiliki alat tersebut lebih baik di pakai saja jangan membeli yang baru.

4. Total Pendapatan

Misalkan Anda menjual kakao per kilo dengan harga Rp 18.000 dan Anda mampu menjual 15 kg dalam sehari, maka penghasilan Anda perbulan yaitu :

15 kg  x  Rp 18.000  =  Rp 270.000

Rp 270.000  x  30 hari  =  Rp 8.100.000

5. Menghitung Keuntungan yang Didapatkan

Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional

Rp 8.100.000 – Rp 6.224.363 = 1.875.637

Baca juga :

Peluang Usaha Warung Sayuran

6. Analisa SWOT

Strength (Kelebihan) : Keuntungan yang didapatkan lumayan banyak dan menguntungkan.

Weakness (kelemahan) : Perlu mempekerjakan orang untuk membantu usaha Anda, dengan demikian Anda harus menyisakan penghasilan tersebut untuk menggaji karyawan.

Opportunity (peluang) : Kakao dibutuhkan banyak orang terutama bagi perusahaan.

Treath (Resiko) : Memiliki banyak pesaing.

[Total: 1    Average: 5/5]

Luna Kidia
About Luna Kidia 71 Articles
Mereka (Orang tua) #WORKINGSOHARD supaya saya menjadi orang luar biasa. That's why i'm so FU*KIN WEIRD.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*