5 Langkah Mudah Memulai Usaha Batik Tradisional dari Rumah

Sebagai warga asli Negara Indonesia sudah sepantasnya kita melestarikan kebudayaan milik Indonesia. Jika belum bisa berkorban nyawa layaknya pahlawan kita, Anda bisa juga mempelajari kebudayaan Indonesia yang sederhana. Contohnya saja seperti membatik, perlu Anda ketahui batik merupakan karya asli Indonesia. Lebih baik lagi jika Anda membuka usaha batik tradisional.

Terlebih lagi jika motif batik yang cukup menarik pasti akan ada banyak orang yang membeli batik yang Anda jual. Tetapi sebelum memulai usaha Anda harus mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan usaha Anda. Hal apa saja yang perlu dipersiapkan? Mari kita simak bersama ulasan berikut ini.

Peluang Usaha Batik Tradisional
sumber : batikrizki.blogspot.com

1. Rincian Modal dan Analisa Pengeluaran Modal Usaha

KebutuhanHarga
Sewa tempatRp 700.000
HangerRp 100.000
Baju batikRp 1.000.000
Tempat penggantung bajuRp 250.000
Nota Rp 8.000 x 30Rp 240.000
Biaya pengemas Rp 10.000 x 30Rp 300.000
Gaji karyawan (1 orang)Rp 500.000
Total pengeluaranRp 3.090.000

Pendapatan Anda per Bulan

Misalkan Anda menarget harga penjualan baju batik Rp 50.000 per baju dan Anda mampu melayani pelanggan 10 orang per hari, maka penghasilan Anda per bulan yaitu :

5 orang x Rp 50.000 = Rp 250.000

Rp 250.000 x 28 hari kerja = Rp 7.000.000

Jika penghasilan Anda lebih dari total pengeluaran maka bisa dibilang Anda sudah mendapatkan balik modal dalam satu bulan tersebut.

2. Perhitungan Keuntungan Yang Anda Peroleh

Total pendapatan – Total pengeluaran = Laba

Rp 7.000.000 – Rp 3.090.000  = Rp 3.910.000

3. Tips Menghemat Modal Awal

Salah satu cara yang mudah dilakukan untuk menghemat uang Anda yaitu dengan cara menarget pengeluaran modal usaha dengan cara berikut ini :

Pelaku Usaha : Siapa saja bisa melakukan usaha ini dengan bijak dengan dasar niat dari hati dan minat yang sesungguhnya. Jika Anda tidak bisa membatik, paling tidak Anda bisa menjadi reseller atau dropshiper penjualan baju batik, ketika ingin menghemat modal awalnya.

Strategi Pemasaran : Di era modern ini Anda akan sangat mudah dalam memperkenalkan produk yang Anda jual dengan menggunakan akun media sosial. Terlebih lagi sekarang sudah ada banyak orang yang menggunakan akun media sosial pasti akan ada banyak pengunjung yang mengunjungi situs Anda. Sehingga biaya untuk promosi dan pemasarannya bisa berkurang dan lebih hemat.

Target Konsumen : Target konsumen untuk usaha Anda yang paling mudah yaitu orang Indonesia, khususnya anak sekolah, pekerja kaantoran dan juga orang yang akan pergi ke acara resmi. Jadi saat memulai usaha ini agar bisa hemat dalam membelanjakan modal baju batiknya, Anda harus menerapkan target konsumen yang tepat.

Lokasi Strategis : Agar usaha Anda banyak memiliki pelanggan, salah satu cara yaitu dengan mencari lokasi yang strategis untuk membuka toko batik. Dimana letak yang cocok untuk tempat usaha Anda? Contohnya saja seperti di tepi jalan ataupun di tempat lainnya yang mduah dijangkau oleh masyarakat. Selai itu untuk menghemat pengeluaran modal awal, carilah tempat yang mudah tapi masih strategis ataupun bisa dimulai berjualan dari rumah. Memang banyak sekali pakaian yang mungkin lebih baik dan lebih menarik dibandingkan dengan batik tetapi demikian mereka tentu akan sadar dengan kebudayaan negara sendiri karena melihat batik yang Anda jual.

4. Analisa SWOT

Strenght (kekuatan) : Modal awal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak dan baju bukanlah makanan  sehingga tidak akan rugi karena basi.

Weakness (kelemahan) : Batik kalah menarik dengan baju modern lain.

Opportunity (peluang) : Banyak sekolah yang menerapkan menggunakan baju batik saat berangkat sekolah sehingga peluang besar untuk Anda yang ingin mendapatkan pengeluaran yang cukup banyak.

Treath (ancaman) : Banyak pengusaha baju lain yang lebih menarik dibandingkan dengan usaha Anda.

 

 

[Total: 0    Average: 0/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Irfan Raditya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *