Jenis dan Syarat Pinjaman Modal untuk Bisnis Jangka Panjang

Dalam menjalankan sebuah bisnis pastinya tidak bisa lepas dari biaya untuk memodali perusahaan tersebut supaya bisa terus berjalan dalam waktu yang tidak ditentukan. Terkadag, biaya juga menjadi kendala dalam melakukan suatu bisnis.

Maka dari itu, tak heran jika banyak perusahaan yang mengajuka pinjaman untuk mendapatkan modal dalam jumlah tertentu. Salah satunya dengan mengajukan pinjaman modal jangka panjang. Berdasarkan namanya, pinjaman jangka panjang punya jangka waktu pinjaman yang panjang.

Jadi untuk pelunasannya terbilang cukup lama. Jenis pinjaman seperti ini pas sekali untuk anda yang memiliki perusahaan dan membutuhkan modal atau dana dengan jumlah yang cukup besar.

nichonotes.blogspot.com

Pinjaman Modal Jangka Panjang

Pinjaman jangka panjang ini memang merupakan jenis pinjaman yang tidak mudah untuk didapatkan. Sebab, pinjaman ini termasuk kontrak jangka panjang. Selanjutnya pihak bank atau pihak pemberi pinjaman memerlukan bukti yang kuat terkait dengan kemampuan anda untuk membayar.

Sebaiknya anda juga bisa memperlihatkan stabilitas kondisi keuangan yang anda miliki dengan sebenarnya. Apabila anda merupakan seorang pekerja, sebaiknya anda bekerja sebagai seorang pekerja tetap pada suatu usaha yang sudah lama berdiri serta memiliki nama baik.

Sedangkan, apabila anda semua merupakan seorang pengusaha, maka usaha anda ini sebaiknya juga sudah berdiri dalam waktu tertentu yag cukup lama. Selain itu juga memiliki stabilitas keuangan yang dapat dibuktikan. Tak hanya itu saja, bank juga memerlukan jaminan yang nilainya stabil untuk waktu lama. Atau bahkan bisa mengalami perkembanga dari tahun ke tahunnya.

Jenis-jenis Pinjaman Modal Jangka Panjang

Suatu perusahaan juga memiliki hak untuk memilih jenis pinjaman yang akan mereka dapatkan berdasarkan dengan keadaan serta kebutuhan dari tiap-tiap perusahaan. Berikut ini adalah beberapa jenis pinjaman modal jangka panjang yang pada umumnya sering dipakai oleh suatu perusahaan:

1. Utang Hipotek

Jenis pinjaman yang terjadi ini sebab berasal dari dana yang memakai jaminan harta yang sifatnya tetap. Diantaranya seperti sertifikat tanah, gedung, bangunan sampai dengan bangunan rumah.

Apabila perusahaan maupun peminjam tidak tepat waktu dalam hal pelunasan pinjaman atau hutang berdasarkan dengan tenggat waktu yang sudah disepakati, maka ada hal yang perlu anda tahu.

Diataranya pemberi pinjaman mempunyai hak untuk menyita dan juga menjual lagi jaminan di dalam menutup sisa pinjaman yang dilakukan oleh perusahaan maupun peminjam.

2.Hutang Obligasi

Nah, untuk hutang obligasi ini terjadi karena terdapat dana yang sumbernya berasal dari surat-surat obligasi. Ketentuan umum yang kerap disertakan di dalam surat obligasi ini antara lain yaitu jumlah nominal obligasi, bunga per tahun, tanggal pelunasan obligasi, dan juga ketentuan yang lainnya. Yang mana semua itu sudah disepakai pada waktu perjanjian yang terjadi dari pemberi pinjaman serta peminjam maupun suatu perusahaan.

Persyaratan Pinjaman Jangka Panjang

Untuk suatau perusahaan, pinjaman jangka panjang ini juga termasuk sumber modal yang dapat dimaksimalkan lagi. Dengan begitu bisa memberikan keuntungan yang jumlahnya berlipat ganda.

Akan tetapi, yang pastinya untuk pinjaman ini juga tidak mudah untuk diperoleh pada saat suatu perusahaan memerlukan modal yang besar. Perusahaan yang ingin mengajukan pinjaman modal jangka panjang ini sebaiknya juga memiliki persyaratan umum. Diantaranya seperti penyimpanan data serta laporan keuangan yang baik, pembayaran pajak, dll.

Untuk anda semuanya yang belum tahu apa saja persyaratan untuk sebuah perusahaan yang ingin melakukan peminjaman modal dengan jangka waktu yang panjang, pada umumnya pihak bank yang akan memberikan modal akan meminta persyaratan seperti berikut ini untuk suatu perusahaan yang akan meminjam.

  • Perusahaan harus dan wajib membuat pencatatan akuntansi dengan rapi berdasarkan dengan prinsip-prinsip akuntansi.
  • Suatu perusahaan juga diwajibkan untuk bisa memberikan informasi laporan keuangan yang mana bisa diaudit dengan cara berkala.
  • Perusahaan juga wajib untuk melakukan pembayaran pajak dengan tertib.
  • Perusahaan juga diwajibkan untuk bisa menjaga seluruh fasilitas perusahaan pada kondisi yang aman dan juga baik.

Keuntungan Memakai Pinjaman Modal Jangka Panjang

Suatu perusahaan yang hendak melakukan pinjaman untuk waktu jangka panjang pada umumnya juga telah menyiapkan berbagai macam bentuk risiko yang akan terjadi. Akan tetapi, diluar risiko-risiko yag ada tersebut, pinjaman jangka panjang ini mempunyai nilai keuntungan untuk suatu perusahaan.

Keuntungan yang bisa anda dapatkan yaitu jika pinjaman jangka panjang yang anda ajukan berupa obligasi, maka bunga yang diberikan pada umumnya akan lebih rendah dari pada dengan nilai deviden perusahaan yang dibayar oleh para pemegang saham.

Selanjutnya, dengan menggunakan pinjaman jangka panjang maka bisa membantu dalam mengurangi kewajiban sebuah perusahaan untuk melakukan pembayaran pajak. Sebab, bunga pinjaman termasuk biaya yang dibebankan kepada perusahaan. Sedangkan nilai deviden termasuk pembagian laba yang tidak masuk dalam kategori beban biaya.

[Total: 1    Average: 5/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Yudha Pratama

Just a simple guy work for fun as Content & Copywriter. Graphic designer, Sketcher. Editor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *