5 Hal Penting yang Harus Dilakukan Sebelum Membuka Bisnis Toko Furniture

Usaha toko furniture yang sekarang ini ternyata bisa dijalankan dengan modal awal bisnis yang tidak terlalu besar.

Sehingga banyak orang melihat bisnis ini menjadi prospek yang baik untuk jangka panjang.

Peluang Usaha Toko Furniture
sumber : youtube.com

Untuk itu silahkan Anda simak peluang usaha dari bisnis toko furnitur atau mebel berikut ini.

1. Modal Awal Bisnis Toko Furniture dan Mebel

Sebelum memulai suatu Usaha toko furniture dengan produksi sendiri, maka Anda harus membersiapkan beberapa peralatan yaitu seperti :

-Serkel Meja

-Mesin Bobok

-Mesin Amplas

-Kompresor

Generator

-Mesin asah mata pasha ( serut)

-Bor duduk

-Sensor

-Bor tangan

-Propel kayu

-Mesin skap kayu

Untuk memulai suatu bisnis toko furniture, yang Anda perlukan adalah yaitu mengetahui modal awal yang akan Anda butuhkan nanti. Berikut modal peralatan produksi toko furniture:

NoModal AwalBiaya
1.Serkel MejaRp.3.500.000,-
2.Mesin BobokRp.2.000.000,-
3.KompresorRp.6.500.000,-
4.Mesin asah mata pasha ( serut)Rp.1.250.000,-
5.Mesin AmplasRp. 1.000.000,-
6.Bor dudukRp. 2.000.000,-
7.Sensor Rp.5.000.000,-
8.Bor tangan Rp. 1.750.000,-
9.Generator Rp.12.250.000,-
10.Propel kayu Rp. 4.000.000,-
11.Mesin skap kayu Rp. 2.000.000,-
Total investasi awal (TI) Rp 30.225.000,-
12.Upah tenaga produksi (5 orang x Rp 1.500.000,- x 12 bulan) Rp 90.000.000,-
13.Listrik Rp 5.000.000,-
14.Potongan Kayu (1000 balok x Rp 125.000,-)Rp 125.000.000,-
15.Cat (200 kaleng x Rp 50.000,-)Rp 10.000.000,-
16.Beberapa Paku (6.000,- ons x Rp 5.000,-) Rp 30.000.000,-
17.Lem ( 200 plastik x Rp 25.000,-) Rp 5.000.000,-
Total Biaya Pokok Produks dan operasional Rp 265.000.000,-

Perhitungan modal usaha ini tidaklah menjadi suatu acuan utama, ini hanyalah sebagai suatu gambaran untuk Anda menanamkan modal awal.

2. Perhitungan Keuntungan Bisnis Furniture

Perkiraan perhitungan BEP atau (Break Even Poin):

-Almari sebanyak 10 unit x Rp 1.750.000,- x 12 bulan : Rp 210.000.000,-

-Meja Belajar sebanyak 10 unit x Rp 1.500.000,- x 12 bulan : Rp 180.000.000,-

-Kursi set sebanyak 10 unit x 2.500.000,- x 12 bulan Rp 300.000.000,-

Total Penjualannya : Rp 690.000.000,-

3. Perhitungan Keuntungan dan Balik Modal

Penjualan Rp 690.000.000,– Biaya Pokok Produksinya yaitu sebesar Rp 265.000.000,-= Rp.425.000,000,-

Dari perhitungan diatas maka dapat disimpulkan bahwa keuntungan perbulan dari usaha furniture ini adalah keuntungan pertahun di bagi sebanyak 12 bulan maka akan didapatkan keuntungan perbulan sebanyak 35 juta.

Dikurangi dengan biaya sewa tempat jika Anda menyewa tempat dilokasi yang statergis maka keuntungan pertahunnya tinggal dikurangi dengan biaya sewa ruko pertahunnya.

Hitungan ini bukanlah suatu keuntungan pasti yang bisa Anda dapatkan, bisa saja terdapat banyak faktor lain yang membuat penjualan bisa bertambah dan juga bisa berkurang.

Tetapi jika dilihat dari segi keuntungan bisnis usaha furniture sangatlah menjanjikan.

4. Tips Menghemat Modal

Untuk menghemat modal usaha awal untuk menjalankan toko furniture, Anda bisa membeli peralatan dengan harga murah atau bekas yang masih memiliki kualitas bagus.

Selain itu untuk menghemat biaya lagi Anda juga bisa menjalakan usaha sendiri jika ahli dalam pembuatan forniturnya atau juga bisa menjual barang dari orang lain atau furnitur titipan dari toko lainnya.

Sehingga barang yang Anda jual tidak perlu biaya produksi yang besar dan tetap bisa menjual produk furniture yang lengkap.

5. Analisis Swot

Didalam suatu pemasaran produk – produk buatan perusahaan Anda, terdapat beberapa analisa usaha yang sudah diperkirakan sebelumnya, yaitu diantaranya :

Strengh (Kelebihan) :

-Saluran distribusi pemasaran yang optimal yaitu melalui strategy pemasaran

-Hasil produk unggulan sehingga Anda dapat mudah menembus pasar global

Tempat lokasi yang strategis untuk mempermudah pemasaran produk

-Dari segi Sumber Daya Manusianya (SDM), rata-rata tenaga kerja yang masih muda dan juga didukung oleh para profesional serta ahli dibidangnya sehingga produktifitasnya akan tinggi.

-Dari segi keuangan, didukung oleh biaya modal rata – rata yaitu dengan modal sendiri yang kuat dari perusahaan dibandingkan dengan modal luar (pinjaman).

Weakness (Kelemahan) :

-Akibat maraknya penebangan liar yang terjadi pada saat ini, pemasokan bahan baku kayu yang berkualitas tinggi juga menjadi semakin berkurang.

-Adanya jadwal pengantar dengan transportasi atau shipment yang masih rumit, sehingga masih banyak dari para karyawan pengantar perusahaan Anda sampai sesuai jadwal pesanan dari konsumen.

-Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), Tenaga kerja yang profesional terbatas sehingga dalam pengerjaan proyek pemesanan dari konsumen memakan waktu yang memang cukup lama.

-Dari segi keuangan, struktur keterbatasan modal yang lemah apabila akan mengembangakan suatu usaha dalam skala yang besar tanpa melibatkan pihak dari luar.

Opportunity (Peluang) :

-Peluang usaha yang akan menjanjikan karena banyak bisnis yang gulung tikar

-Dengan menggunakan bantuan teknologi untuk menghasikan suatu varietas produk yang unggul akan memberiikan hasil yang cukup optimal.

Treath (Resiko) :

-Angka inflasi yang terus naik maka akan menurunkan daya beli sehingga penjualan akan semakin menurun

-Ketidakstabilan antar nilai tukar mata uang

-Maraknya penebangan pohon secara liar yang akan membuat kayu yang berkualitas unggul akan semakin berkurang juga (punah)

[Total: 1    Average: 5/5]

Recommended For You

Disclaimer :

Diantara sebagian artikel di blog kami biasanya berisi informasi dari banyak macam sumber referensi. Hak cipta berupa teks, gambar, video serta link sepenuhnya dimiliki oleh web tersebut. Jika terdapat masalah terkait hal tersebut, Anda dapat menghubungi kami melalui pesan kontak disini.

About the Author: Achmad Salim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *